Piala dunia 2010

Bradley Saluti Semangat Juang AS

Kompas.com - 19/06/2010, 02:17 WIB

JOHANNESBURG, KOMPAS.com - Pelatih Amerika Serikat Bob Bradley menegaskan timnya selalu punya cara untuk menyelamatkan kondisi mereka yang terjepit. Tertinggal dua gol, saat berhadapan dengan Slovenia, AS mampu mengejar angka dan memaksa hasil seri.

Peluang "The Sam's Army" untuk lolos ke babak kedua sebetulnya sudah sangat terbuka, saat mereka mampu meraih hasil imbang kontra favorit juara Inggris. Namun dua gol Slovenia di babak pertama, sempat membuyarkan impian AS untuk melenggang ke putaran selanjutnya.

Beruntung AS punya pemain dengan kualitas dan mental juara mumpuni, seperti  Landon Donovan dan Michael Bradley, yang notabene putra dari pelatih Bob Bradley. Duo "Yanks" itu sukses menjawab tantangan Slovenia, dengan mencetak masing-masing satu gol balasan di babak kedua.

"Tim ini tahu bagaimana cara berjuang selama 90 menit bertanding. Ini adalah sesuatu yang kami punya, dan akan kami kenang selamanya," sanjung Bradley.

AS sebenarnya bisa menang, jika wasit Koman Coulibaly tak menganulir gol Maurice Edu di empat menit tersisa, lantaran menganggap terjadi pelanggaran sebelum gol.

"Saya masih tak tahu kenapa gol Edu dibatalkan. Sampai saat ini, tak ada satu pun yang tahu alasannya," tukas Bradley.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau