Pilkada kota medan

Sofyan Tan Siap Menang dan Siap Kalah

Kompas.com - 19/06/2010, 12:38 WIB

MEDAN, KOMPAS.com — Calon wali kota Sofyan Tan menyatakan bahwa dia siap untuk menang dan juga kalah pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan putaran kedua yang berlangsung Sabtu (19/6/2010) ini.

"Saya pasti sangat siap. Jika menang tentu dengan kesatria dan jika kalah dengan terhormat," katanya seusai mencoblos di TPS 37 di Jalan Kiwi, Kelurahan Sei Sikambing 2, Kecamatan Medan Sunggal.

Sofyan Tan bersama pasangannya, Nelly Armayanti, maju ke pilkada putaran kedua, berhadapan dengan pasangan Rahudman Harahap-Dzulmi Eldin. Kedua pasangan itu ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak dan menyisihkan delapan pasangan lain pada pilkada putaran pertama yang berlangsung 12 Mei 2010.

Rahudman-Eldin yang diusung koalisi Partai Demokrat dan Partai Golkar memperoleh 150.671 suara (22,20 persen), sementara Sofyan/Nelly yang didukung PDI Perjuangan dan PDS meraih 140.676 suara (20,72 persen).

Calon wali kota dengan nomor urut 10 itu datang ke TPS pukul 10.10 WIB dan langsung mengambil surat suara. Ia datang ke TPS yang tidak jauh dari rumahnya di Kompleks Kasuari dengan berjalan kaki. Ia datang bersama keluarga besarnya, termasuk istrinya, Elinar, dan ibunya yang sudah berusia 90 tahun, Hermina.

Sofyan Tan mengaku jauh lebih santai dibanding pilkada putaran pertama. "Saya optimistis saja. Kalah-menang urusan lain," ujar pria kelahiran Medan Sunggal, 25 September 1959, itu. Menurut dia, apa pun hasil pilkada putaran kedua itu harus lebih baik untuk masyarakat Kota Medan. Untuk itu ia berharap pilkada berjalan aman, lancar, dan tertib.

"Masyarakat butuh perubahan. Apa pun hasilnya, Kota Medan harus semakin kondusif dan damai. Kalau kami yang menang, itu bukan kemenangan Sofyan Tan, tetapi kemenangan bagi kebinekaan," ujar calon wali kota yang juga warga keturunan Tionghoa itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau