Teror gas 3 kg

Ledakan Tabung Elpiji Hanguskan 2 Hajjah

Kompas.com - 19/06/2010, 16:50 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Ledakan demi ledakan tabung gas elpiji semakin akrab dengan keseharian rakyat Indonesia, terutama sejak koversi minya minyak tanah ke elpiji. 

Kini, ada lagi kasus ledakan tabung gas elpiji ukruan 3 Kg di Jalan Indah, belakang pasar tradisional Pannampu Makassar, Sabtu (19/2010). Kondisi dua korban semakin kritis sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Jaury Akademis Makassar.

Sekujur tubuh korban mengalami luka bakar. Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, Hj Rabiah yang hendak memasak air tidak menduga dirinya akan mengalami kejadian mengenaskan.

Korban disebtukan sempat mencium adanya bau gas di sekitar dapurnya. Namun, karena terburu-buru ingin memasak air korban kemudian menyalakan kompor gasnya.

Saat menyalakan kompor terjadi ledakan yang mengakibatkan dirinya terlempar dan mengalami luka bakar yang cukup serius pada sekujur tubuhnya.

Ledakan itu juga merusak semua perabotan dalam rumahnya serta beberapa atap seng, dinding mengalami keretakan. Ledakan juga merusak rumah tetangganya yang hanya dipisahkan oleh dinding kayu.

Hj Dahlia, tetangga korban juga terkena ledakan itu, namun luka yang dialaminya tidak separah Hj Rabiah yang terkena langsung ledakan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram tersebut.

Warga setempat yang mayoritas pedagang langsung berlarian dan berusaha menyelamatkan korban. Polisi dari Polsekta Tallo yang tiba di lokasi kejadian langsung mengamankan tempat kejadian membentangkan garis polisi (police line) untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Tallo AKP Ahmad Maryadi, mengatakan, jika dugaan sementara ledakan terjadi akibat adanya kebocoran pada selang dan menyebabkan ledakan.

"Dugaan sementara ledakan karena bocornya selang tabung gas. Anggota dari Pusat Laboratorium Forensik Cabang Makassar yang melakukan olah tempat kejadian perkara juga sudah mengamankan tabung, kompor, selang dan regulatornya untuk bahan penyelidikan," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau