MAKASSAR, KOMPAS.com - Ledakan demi ledakan tabung gas elpiji semakin akrab dengan keseharian rakyat Indonesia, terutama sejak koversi minya minyak tanah ke elpiji.
Kini, ada lagi kasus ledakan tabung gas elpiji ukruan 3 Kg di Jalan Indah, belakang pasar tradisional Pannampu Makassar, Sabtu (19/2010). Kondisi dua korban semakin kritis sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Jaury Akademis Makassar.
Sekujur tubuh korban mengalami luka bakar. Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, Hj Rabiah yang hendak memasak air tidak menduga dirinya akan mengalami kejadian mengenaskan.
Korban disebtukan sempat mencium adanya bau gas di sekitar dapurnya. Namun, karena terburu-buru ingin memasak air korban kemudian menyalakan kompor gasnya.
Saat menyalakan kompor terjadi ledakan yang mengakibatkan dirinya terlempar dan mengalami luka bakar yang cukup serius pada sekujur tubuhnya.
Ledakan itu juga merusak semua perabotan dalam rumahnya serta beberapa atap seng, dinding mengalami keretakan. Ledakan juga merusak rumah tetangganya yang hanya dipisahkan oleh dinding kayu.
Hj Dahlia, tetangga korban juga terkena ledakan itu, namun luka yang dialaminya tidak separah Hj Rabiah yang terkena langsung ledakan tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram tersebut.
Warga setempat yang mayoritas pedagang langsung berlarian dan berusaha menyelamatkan korban. Polisi dari Polsekta Tallo yang tiba di lokasi kejadian langsung mengamankan tempat kejadian membentangkan garis polisi (police line) untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Tallo AKP Ahmad Maryadi, mengatakan, jika dugaan sementara ledakan terjadi akibat adanya kebocoran pada selang dan menyebabkan ledakan.
"Dugaan sementara ledakan karena bocornya selang tabung gas. Anggota dari Pusat Laboratorium Forensik Cabang Makassar yang melakukan olah tempat kejadian perkara juga sudah mengamankan tabung, kompor, selang dan regulatornya untuk bahan penyelidikan," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang