Babak i: belanda vs jepang

Belanda-Jepang Miskin Peluang

Kompas.com - 19/06/2010, 19:11 WIB

DURBAN, KOMPAS.com — Duel penyisihan Grup E Piala Dunia antara Belanda dan Jepang hampir tak menghasilkan peluang mencetak gol sama sekali. Hanya ada dua tendangan ke arah gawang selama 45 menit permainan. Skor sementara 0-0 di babak pertama.

Belanda yang masih belum bisa tampil dengan Arjen Robben tampak begitu kuat sejak laga dimulai di Stadion Moses Mabhida, Durban, Sabtu (19/6/2010). Selama 15 menit, tim "Oranye" mendominasi permainan dengan serangan dari kedua belah sayap, terutama sektor kiri. Serangan ini beberapa kali menghasilkan umpan ke kotak penalti lawan, tetapi tak satu pun membuahkan bidikan ke arah gawang.

Jepang yang menggunakan pola yang sama seperti ketika mengalahkan Kamerun seolah membiarkan Belanda menari-nari di lapangan. Kalaupun mendapat kesempatan menyerang, Jepang justru sering kehilangan bola ketika memberikan umpan kepada Keisuke Honda di lini depan.

Sampai setengah jam permainan, hanya ada tiga percobaan gol dari kedua tim. Ketiganya tak ada yang mengarah ke gawang lawan, dua di antaranya milik Belanda. "Der Oranje" menguasai 71 persen alur bola, sisanya menjadi milik "Samurai Biru".

Di sepuluh menit jelang istirahat, Jepang memiliki kesempatan membuat gol lewat bola mati. Tulio Tanaka menyambut tendangan bebas dari kanan, tetapi sundulannya jauh dari sasaran.

Tak lama kemudian, Daisuke Matsui mencoba tembakan spekulasi walau dengan mudah ditangkap kiper Maarten Stekelenburg. Itulah satu-satunya tendangan ke arah gawang di laga ini, sebelum Rafael van der Vaart menambahnya di menit-menit akhir.

Susunan pemain: Belanda (4-4-2): Stekelenburg; Van Der Wiel, Heitinga, Mathijsen, Van Bronckhorst; Van Bommel, Kuyt, Van der Vaart, De Jong; Sneijder, Van Persie.

Jepang (4-3-3): Kawashima; Komano, Nakazawa, Tanaka, Nagatomo; Hasebe, Abe, Endo; Matsui, Okubo, Honda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau