Piala dunia 2010

Chile Lebih Favorit daripada Swiss

Kompas.com - 20/06/2010, 04:10 WIB

PORT ELIZABETH, KOMPAS.com - Pelatih Swiss Ottmar Hitzfeld menilai Chile adalah tim yang lebih difavoritkan menang ketimbang timnya saat berhadapan di Stadion Nelson Mandela Bay pada 21 Juni mendatang.

Swiss, yang membuat kejutan dengan menekuk Spanyol 1-0 di partai perdana, 16 Juni lalu, mendapat status unggulan melawan Chile. Namun, Hitzfeld menegaskan bahwa Chile-lah yang seharusnya menjadi unggulan karena "El Equipo de Todos" jauh lebih berbahaya.

Chile memang tampil gemilang dalam dua tahun terakhir. Di bawah komando Marcelo Bielsa, Alexis Sanchez dan kawan-kawan sukses finis di posisi kedua kualifikasi zona Amerika Selatan, di bawah Brasil.

Tak hanya itu, pada pertandingan pertama melawan Honduras, Chile juga bermain sangat agresif meski pada akhirnya hanya menang 1-0.

"Swiss bukan favorit, tapi Chile. Mereka benar-benar membuat saya terkesan. Pertama adalah kelolosan mereka dari babak kualifikasi. Tak banyak tim yang bisa finis di atas Argentina," kata Hitzfeld.

"Melawan Honduras, Chile juga luar biasa. Mereka seharusnya bisa menang 3-0 atau 4-0, tapi malah 1-0. Mereka adalah unit yang solid dengan pemain-pemain yang sangat cepat," lanjut pelatih berusia 61 tahun tersebut.

Bagi Swiss, jika mereka sanggup menekuk Cile, jalan ke babak 16 besar akan terbuka lebar. Karena di partai terakhir mereka tinggal berhadapan dengan tim yang relatig mudah, yakni Honduras pada 25 Juni mendatang. (AFP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau