JOHANNESBURG, KOMPAS.com — Gelandang Brasil, Ricardo Kaka, menolak bicara soal keputusan wasit Stephane Lannoy yang memberinya kartu kuning kedua pada pertandingan penyisihan grup Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, melawan Pantai Gading, Minggu (20/6/2010). Menurut Kaka, tanpa bicara pun, publik tahu siapa yang benar dan yang salah.
Kaka mendapat kartu kuning kedua setelah berkontak fisik dengan Kader Keita. Saat itu ia dalam posisi menunggu bola. Keita bergerak memepet Kaka sampai terjadi kontak fisik. Keita kemudian terjatuh sambil memegangi muka.
Dari tayangan ulang terlihat Kaka memang bereaksi ketika kontak fisik terjadi. Namun, sikap Keita tampak berlebihan karena reaksi Kaka terlihat mengenai mukanya dan tidak dengan tenaga besar. Toh, wasit berpandangan lain.
"Aku tak mau mengatakan apa pun soal kartu merah itu. Aku pikir, Anda semua melihat gambar dan tayangan lainnya. Jadi, aku tak punya apa pun untuk disampaikan," ungkap Kaka.
"Gambarnya tersedia untuk dilihat dan Anda bisa melihat apa yang sebenarnya terjadi," tambahnya.
Akibatnya, Kaka tak bisa bermain dalam pertandingan terakhir Brasil di fase grup, yaitu melawan Portugal. Meski begitu, apa pun hasil laga melawan Portugal, Brasil sudah pasti masuk ke 16 besar. (AP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang