Obesitas Tak Selalu Berisiko Jantung

Kompas.com - 21/06/2010, 11:53 WIB

KOMPAS.com — Meskipun mengalami kegemukan, risiko seseorang untuk menderita penyakit jantung tetap rendah bila tidak memiliki faktor risiko lain, seperti kolesterol tinggi atau hipertensi.

"Secara metabolik, orang gemuk yang sehat tidak akan meningkatkan risikonya untuk terkena serangan jantung. Namun, hal ini hanya terjadi pada sebagian kecil saja dari populasi," kata Ketua Peneliti, dr Andre van Beek.

Dalam penelitiannya, Beek melibatkan 8.356 orang dan 1.325 di antaranya obesitas. Dari jumlah itu hanya 6,8 persen (90 orang) saja yang secara metabolik sehat. Ini berarti orang itu tidak punya riwayat sakit jantung, stroke, diabetes, atau hipertensi.

Setelah tujuh tahun mengikuti riwayat kesehatan para responden, hanya satu dari 90 orang yang menderita penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, ia menyimpulkan bahwa obesitas saja bukanlah faktor pemicu penyakit kardiovaskular.

Untuk mengetahui apakah seseorang berisiko penyakit jantung, Beek menyarankan kita untuk melihat profil metabolik, yakni kadar kolestrol, tekanan darah, dan gula darah. "Bila semuanya normal, risikonya juga kecil," katanya.

Kendati demikian, sebagian ahli kurang yakin dengan pendapat Beek karena masa evaluasi dinilai terlalu singkat untuk membuat kesimpulan. "Yang perlu diketahui adalah mengapa ada orang yang obesitas, tetapi terlindungi dari risiko penyakit kardiovaskular," kata dr Thae-Hwa Chun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau