Jamsostek Beli 20 Persen Saham Bukopin

Kompas.com - 21/06/2010, 13:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Jamsostek menyiapkan dana sekitar Rp 500 miliar untuk mengambil alih 20 persen saham PT Bank Bukopin Tbk.

"Pengambilalihan saham Bukopin sedang dalam proses due diligence (uji tuntas)," kata Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga seusai penandatanganan nota kesepahaman kerja sama PT Bank Mandiri-PT Jamsostek dan PT Bank BTN-PT Jamsostek di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (21/6/2010).

Menurut Hotbonar, Jamsostek menunjuk Mandiri Sekuritas untuk mengambil alih saham Bukopin. Ia menjelaskan, uji tuntas meliputi kelayakan, valuasi harga, termasuk menilai kecukupan dana. "Uji tuntas dilakukan selama dua hingga tiga minggu dan diharapkan selesai pada Juli 2010," tegas Hotbonar.

Menurut Hotbonar, saham yang akan diambil alih adalah saham milik Yayasan Bina Kesejahteraan Warga Bulog (Yanatera Bulog). "Dengan pengambilalihan itu, saham yang akan terdilusi adalah Yanatera serta pemerintah," katanya.

Hotbonar mengutarakan, dengan memiliki saham di Bukopin, Jamsostek dapat memanfaatkan jaringan Bank Bukopin, di antaranya BPR Swamitra, untuk mendukung ekspansi perseroan. "Swamitra yang jadi binaan Bukopin cukup besar yang mencapai sekitar 560 kerja sama mitra," katanya.

Saat ini saham di Bukopin sebanyak 42,71 persen dimiliki Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo), Pemerintah Indonesia 17,32 persen, Yanatera Bulog 12,19 persen, Koperasi Perkayuan Apkindo 6,7 persen, dan publik 20,99 persen.

Selain mengincar Bukopin, Hotbonar juga mengisyaratkan, Jamsostek akan membeli saham milik Reasuransi Indonesia (Reindo). "Kami sudah siapkan dana sekitar Rp 300 miliar. Untuk keperluan ini, perseroan akan menggandeng Telkom dan PLN," katanya.

Hotbonar mengungkapkan, tujuan Jamsostek masuk ke sejumlah perusahaan bukan untuk menjadi pemegang saham mayoritas. "Kami hanya melakukan equity par participation agar sejalan dengan operasional Jamsostek, misalnya kerja sama dalam cash management, misalnya untuk pembayaran iuran, klaim, dan sebagainya," kata Hotbonar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau