Afghanistan Bebaskan 20 Militan Taliban

Kompas.com - 21/06/2010, 16:14 WIB

KABUL, KOMPAS.com - Dua puluh tersangka Taliban dibebaskan dari penjara Afghanistan sebagai bagian dari upaya untuk membujuk kelompok itu berdamai dengan pemerintah.

Seorang pejabat Afghanistan, kepada AFP, Senin (21/6), mengatakan para tahanan itu termasuk selusin pria yang ditahan militer AS di pangkalan udara Bagram, dua di tahanan polisi di Kabul dan enam lagi dari sebuah penjara kecil di bagian timur Provinsi Khost. "Mereka ditahan karena dicurigai terkait dengan kelompok oposisi bersenjata," kata Nasrullah Stanikzai, penasehat Presiden Hamid Karzai dan seorang anggota komite yang ditugaskan pemerintah untuk meninjau kasus para tahanan.

"Kami meninjau kasus mereka satu per satu. Tapi tidak ada cukup bukti untuk mereka," kata Stanikzai. Pembebasan itu terjadi setelah ratusan tetua suku, pemimpin agama dan tokoh-tokoh Afghanistan lainnya yang berkumpul dalam sebuah konferensi perdamaian di Kabul awal bulan ini yang bertujuan untuk mencari cara agar pemberontak meletakkan senjata.

Pertemuan perdamaian "jirga" itu meminta pemerintah dukungan AS untuk membebaskan petempur Taliban biasa demi mendapatkan kepercayaan dari para pemberontak. Karzai kemudian membentuk sebuah komisi dan memerintahkan komisi itu untuk memeriksa kembali dan membebaskan tahanan Taliban yang ditahan dengan bukti yang lemah.

Stankzai, salah satu dari lima anggota komite itu, mengatakan bahwa komisi telah menemukan 35 tahanan lain dengan kategori yang sama. "Mereka semua akan dibebaskan segera," katanya, seraya menambahkan, 19 dari mereka ditahan oleh militer AS dan sisanya oleh pemerintah Afghanistan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau