Pemalsuan

9 Penyuntik Gas Elpiji di Bogor Dibekuk

Kompas.com - 21/06/2010, 17:38 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - Oki (32) dan delapan buruhnya dibekuk aparat Polres Kota Bogor, Senin (21/6/2010). Penyebabnya, mereka diduga berlaku curang dalam perdagangan elpiji.  

 

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Bogor, Ajun Komisaris Indra Gunawan, di gudang OK Gas milik Oki, dilakukan penyuntikan gas elpiji. " Mereka menyedot elpiji dari tabung ukuran tiga kilogram, kemudian gas elpiji sedotan tersebut dimasukan ke tabung ukuran 12 kilogram," katanya.   

 

 

Indra menambahkan, para pekerja di gudang tersebut mengaku baru tiga minggu mereka menyuntik gas tersebut. Namun demikian, tidak semua gas elpiji di tabung tiga kilogram disedot dan dipindahkan ke tabung 12 kilogram.

OK Gas yang berlokasi di perbatasan Kelurahan Ci buluh (Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor) dengan Desa Pasirlaja (Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor) juga menjual elpiji ukuran tiga kilogram. Omzet pedagangan OK Gas per bulan antara Rp 100 juta sampai Rp 150 juta.  

 

"Belakangan ini masalah ledakan tabung gas kan menjadi perhatian publik. Kami pun mewaspadai masalah tersebut. Sepekan lalu kami mendapat informasi dari masyarakat adanya praktik penyuntikan elpiji di OK Gas. Hari ini kami mematangkannya, dengan mendatangi gudangnya," ungkap Indra.  

 

Polisi juga menyegel gudang OK Gas. Hanya beberapa tabung gas, timbangan, dan selang-selang untuk menyuntik gas yang dibawa ke kantor polres untuk contoh barang bukti.  

 

Karena pemeriksaan belum selesai, penyidik belum dapat menentukan pasal pidana yang dipastikan dilanggar Oki dan buruhnya.

"Kemungkinan akan kami kenakan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Tapi, pastinya nanti saja ya, karena pemeriksaan belum tuntas," uajrnya.

Diejlaskan, lokasi gudang OK Gas ini pun masih sumir, apakah masuk Kelurahan Cibuluh atau Pasirlaja, karena ada di perbatasan. "Kalau nanti dipastikan itu masuk Pasrilaja, perkara akan kami limpahkan ke Polres Bogor di Cibinong, tuturnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau