Perkosaan

Punya Dua Istri, Masih Perkosa Gadis

Kompas.com - 21/06/2010, 18:19 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com — Meski telah beristri dua, Nyoman Antara (43), warga Jalan Soputan, Denpasar, Bali, ternyata masih saja kurang puas.

Sopir agen perjalanan itu tega-teganya memerkosa gadis di bawah umur, sebut saja Melati (16), yang tinggal di rumah kos Jalan Gelogor Carik, Denpasar.

“Kami kejar dia dan kami tangkap karena korban sudah kenal pelakunya,” ujar Kapolsek Denpasar Selatan AKP Gede Ganefo, Senin (21/6/2010). Namun, saat ditangkap, pelaku membantah telah menyetubuhi korban. “Pelaku bilang belum dapat menyetubuhi korban,” tambah Ganefo.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (19/6/2010) malam lalu. Sekitar pukul 22.00 Wita, korban yang tinggal bersama kakak sepupunya itu sedang sendirian dalam kamar kos.

Malam itu, kakak sepupunya sedang menonton pertunjukan seni di Pentas Kesenian Bali (PKB) di Taman Budaya Denpasar.

Tersangka yang kenal dengan korban langsung masuk kamar korban dan melampiaskan nafsu bejatnya. Tidak terima atas tindakan tersangka, korban menceritakan kejadian ini ke kakak sepupunya dan akhirnya mereka berdua melaporkan kejadian ini ke Polsek Denpasar Selatan.

Untuk membuktikan perbuatan bejat tersangka, kemaluan korban sudah divisum di Rumah Sakit Sanglah, Denpasar. Jika terbukti bersalah, pria yang sudah memiliki 4 anak ini dapat dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 290 KUHP dan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman mencapai 15 tahun penjara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau