Piala dunia 2010

Marchisio Salahkan Lippi

Kompas.com - 21/06/2010, 20:01 WIB

NELSPRUIT, KOMPAS.com Hasil imbang yang kembali diraih juara bertahan Italia saat lawan Selandia Baru, Minggu (20/6/2010), membuat langkah Italia untuk lolos ke babak kedua sedikit terhambat. "Gli Azzurri" terpaksa menunggu hasil pertandingan terakhir kontra Slowakia untuk memastikan peluang mereka tetap ada.

Menanggapi hasil pertandingan, yang dinilai sebagai salah satu penampilan terburuk Italia, gelandang tim nasional Italia Claudio Marchisio menyebut pelatih Marcello Lippi sebagai pihak yang wajib bertanggung jawab penuh terhadap hal itu. Marchisio menyebut eksperimen taktik Lippi telah menyulitkan pemain-pemain "La Nazionale" di atas lapangan.

"Pada Piala Dunia banyak pemain yang bermain tidak pada posisi mereka biasanya. Ini semua karena pelatih senang sekali melakukan eksperimen," sindir pemain Juventus itu.

"Melakukan perubahan sebanyak itu telah memacu kami untuk melakukan kesalahan sekaligus menciptakan kebingungan di antara kami. Namun, pelatih punya hak untuk bereksperimen guna membawa kami lebih baik dalam situasi sulit ini," tambah Marchisio seperti dikutip dari soccernet.

Lippi memulai laga Italia dengan menggunakan formasi 4-2-3-1. Namun, ketidaktajaman barisan depan Italia untuk mencetak gol memaksa mantan pelatih Juventus itu untuk mengubah formasi menjadi 4-4-2 untuk menambah daya gedor.

Perubahan formasi ini sebetulnya membuat penampilan Italia mengalami sedikit kemajuan. Dibanding saat melawan Paraguay, Italia terlihat lebih sering melepas tendangan ke gawang musuh. Namun, hasil imbang 1-1 yang diraih dari lawan sekelas Selandia Baru memang merupakan kekecewaan besar.

"Kami sedikit terpuruk karena kami pikir kami bisa lolos dari penyisihan grup yang lebih mudah dari ini," cetus Marchisio.

"Jelas sangat salah menaruh banyak pemain dengan umpan-umpan silang saat menghadapi Selandia Baru yang amat tangguh kala berduel di udara," lanjutnya.

Hingga pertandingan kedua penyisihan Grup F kemarin, Italia masih belum diperkuat playmaker Andrea Pirlo. Pemain yang tengah menjalani masa pemulihan akibat cedera betis ini diharapkan bisa tampil saat Italia memainkan partai terakhir sekaligus penentuan mereka kontra Slowakia, Kamis (24/6/2010).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau