Piala dunia

Maradona: Italia Masuk 16 Besar

Kompas.com - 21/06/2010, 20:21 WIB

PRETORIA, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Argentina, Diego Maradona, mengaku berharap, Italia akan masuk 16 besar Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Menurutnya, sejarah menunjukkan, Italia mampu juara meski tak pernah menang pada babak penyisihan grup.

Pada Piala Dunia ini, Italia berada di Grup F bersama dengan Paraguay, Selandia Baru, dan Slowakia. Mereka telah melakoni dua dari tiga laga dan mendulang dua angka.

Italia pun berada di posisi kedua klasemen. Mereka kalah dua angka dari Paraguay, cuma unggul selisih Selandia Baru di tempat ketiga, dan unggul satu angka dari Slowakia di dasar klasemen.

Pada satu laga terakhir, Italia akan melawan Slowakia. Sementara itu, Paraguay akan bertemu Selandia Baru. Hasil selain menang bisa membuat Italia pulang lebih cepat dan Maradona mengaku berharap tidak demikian.

"Bila Italia tak lolos, itu akan menjadi skandal untuk mereka. Namun, saya yakin bahwa tim-tim utama akan melaju, sekalipun saya heran dengan situasi Perancis (yang juga terancam tersingkir)," ujar Maradona.

"Namun, saya tak lupa bahwa, pada 1982, Italia lolos dari fase grup dengan tiga hasil seri dan kemudian memenangi Piala Dunia," lanjutnya. (FBI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau