Rahudman-Eldin Pimpin Kota Medan

Kompas.com - 21/06/2010, 20:46 WIB

MEDAN, KOMPAS.com- Rahudman dan Dzulmi Eldin terpilih sebagai wali kota dan wakil wali Kota Medan periode 2010-2015 sebagaimana hasil rakapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum Kota Medan di Grand Angkasa, Senin (21/6/2010) malam ini.

Rahudman-Eldin memperoleh 485.446 suara atau 65,87 persen suara, sementara rivalnya, pasangan Sofyan Tan-Nelly Armayanti, hanya meraup 251.435 suara atau 34,13 persen suara.

Rahudman dan Eldin langsung sujud syukur menyambut kemenangannya. Adapun Sofyan Tan maupun Nelly tidak menghadiri rapat pleno yang dijaga sekitar 300 polisi itu.

Saksi dari pasangan Sofyan Tan-Nelly Armayanti, Henri J Hutagalung, sempat meminta KPU Kota Medan untuk menunda penetapan pasangan terpilih dalam pemilihan kepala daerah Kota Medan. Alasannya, pihakn ya menemukan banyak kecurangan sejak sebelum hingga pada saat pencoblosan.

"Melihat begitu banyaknya pelanggaran, kami dari saksi pasangan nomor 10 (Sofyan tan-Nelly Armayanti) meminta KPU untuk menunda penetapan pengumuman wali kota dan wakil wali kota Medan terpilih pada sore hari ini," kata Henri J Hutagalung.

Henri menjelaskan, setidaknya terdapat lima pelanggaran dan kecurangan yang muncul. Mulai dari kampanye di hari tenang sampai politik uang.

Menanggapi sikap pihak Sofyan Tan-Nelly, Rahudman mengatakan, pihaknya bersikap pasif. "Itu biar KPU Kota Medan yang menanggapi. Kalau memang nanti ada gugatan, kami siap meladeni. Kalau tidak ada ya sudah," ujarnya.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau