Sisi lain hut kota jakarta

Wah, Ulang Tahun Dirayakan Warga Sekota

Kompas.com - 22/06/2010, 13:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo memotong nasi tumpeng yang telah dipersiapkan oleh panitia pelaksana perayaan ulang tahun ke-483 kota Jakarta yang dipusatkan di halaman Monumen Nasional (Monas), Selasa (22/6/2010).

Didampingi istri serta Wakil Gubernur Prijanto, Foke memberikan potongan nasi tumpeng kepada Ridwansyah dan Dardjo Mahfudin. Keduanya adalah PNS di wilayah Jakarta Pusat yang hari kelahirannya berbarengan dengan HUT kota Jakarta. Saat ini keduanya tepat berumur 54 tahun.

Ridwansyah yang bekerja sebagai penjaga sekolah di SD 05 Karanganyar, Pasar Baru, Jakarta Pusat, mengaku telah mengabdi sejak tahun 1973. Saat ditemui Kompas.com, ia mengatakan sangat senang menerima potongan nasi tumpeng dari Gubernur. "Kayak anak aja, diulang tahunin. Rasanya bangga, dirayain oleh semua," ujar lelaki yang mengaku telah memiliki empat anak ini.

"Saya juga mau minta doanya, besok saya sudah tidak bekerja lagi. Hari ini hari terakhir, besok saya sudah tidak terima gaji lagi," tambahnya sambil terkekeh.

Sementara Dardjo Mahfudin mengaku bersyukur dan lega. Menurut dia, ini adalah peristiwa pertama kali dalam hidupnya. "Baru kali ini saya diulangtahunin. Rasanya lega banget, selama mengabdi alhamdulillah selamat," ujar Dardjo yang mengaku per 1 Juli besok genap bekerja selama 36 tahun lebih 6 bulan di Dinas Pekerjaan Umum Jakarta Pusat.

Ridwansyah dan Dardjo berharap, bersamaan dengan usia 483 tahun, Jakarta bisa lebih memberikan rasa aman bagi manusia yang tinggal di dalamnya. "Kita berharap Jakarta tidak lagi semrawut, mau jalan-jalan ke mana saja bisa selamat sampai tujuan," kata Dardjo yang diamini oleh Ridwansyah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau