KOMPAS.com - Selama ini salah satu mitos yang beredar seputar jajanan anak adalah es tidak boleh diberikan pada anak kecil, karena bisa menyebabkan penyakit pilek, batuk, demam, dan sebagainya. Padahal, menurut dr Ida Gunawan, MS SpGK, clinical nutritionist, hal ini tidak sepenuhnya benar. Karena, jika pilihan jajanan esnya baik dan sehat, masih boleh dikonsumsi anak-anak dan tidak menyebabkan sakit.
Menurut dr Ida, untuk jajanan es yang baik adalah yang higienis, bebas dari zat berbahaya, dan mengandung gizi. Jika ingin memberikan jajanan es untuk anak, pastikan Anda mempercayai dan mengetahui asal usul si jajanan tersebut agar tidak membuat si kecil sakit. Pastikan pula kondisi anak dalam keadaan sehat agar terhindar dari sakit sesudah makan es.
Menurut riset yang dilangsungkan PT Orang Tua Group terhadap 400 anak berusia sekolah dasar, jajanan es menempati posisi tiga besar dalam jajanan terfavorit, setelah siomay dan batagor. Ini menandakan, anak memiliki ketertarikan besar terhadap makanan ringan yang dingin. Melihat keadaan ini, PT Orang Tua Group mencoba mendekati produk terbarunya kepada anak-anak, VitaCharm Es.
Produk terbaru ini merupakan varian dari produk lama mereka, VitaCharm yang hadir dalam bentuk botolan kecil. Dijelaskan oleh Yuna Eka Kristina, Public Relations Manager PT Orang Tua Group, VitaCharm Es merupakan es multi probiotik ABC pertama di Indonesia. VitaCharm, diklaim oleh PT Orang Tua Group mengandung probiotik (bakteri baik untuk pencernaan) A (Acidhophilus digestiva) dan C (Casei immunita) yang bagus untuk usus halus, serta probiotik B (Bifido defensia) yang aktif bekerja di saluran usus besar.
Probiotik A dan C bekerja untuk mengatasi diare, menekan pertumbuhan bakteri merugikan, membantu mempertahankan fungsi saluran cerna, serta menjaga kondisi tubuh. Sementara probiotik B bekerja di usus besar yang berfungsi membantu gerakan peristaltik untuk mengatur kelancaran buang air besar setiap hari secara alami.
Produk yang dijual dengan harga Rp 1.000 (50 ml) ini diharapkan dapat menjembatani keinginan anak untuk jajan es tetapi juga bisa melindungi kesehatan pencernaannya. Tersedia dalam 5 varian rasa; Grape, Apple, Strawberry, Orange, dan Classic White. Diklaim pula, bahwa produk ini mengandung sari buah asli, tanpa pengawet, dan tanpa pemanis buatan. Namun, karena kondisi bakteri tersebut dalam keadaan dorman (setengah hidup), maka harus selalu dalam keadaan dingin atau beku saat dimakan. Jangan biarkan VitaCharm Es berada dalam suhu ruangan atau panas, karena akan merusak fungsi bakteri baik di dalamnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang