Jelang perancis vs afrika selatan

Parreira: Serang Perancis!

Kompas.com - 22/06/2010, 15:45 WIB

BLOEMFONTEIN, KOMPAS.com Pelatih timnas Afrika Selatan, Carlos Alberto Parreira, menegaskan bahwa timnya akan bermain habis-habisan melawan Perancis. Tak ada cara lain, Les Bleus harus diserang sejak menit pertama dari segala penjuru lapangan.

Afsel memang sedang dalam posisi yang sulit. Siphiwe Tshabalala dan kawan-kawan berada di dasar klasemen Grup A dengan perolehan satu poin. Solusi satu-satunya untuk lolos ke babak 16 besar adalah dengan menang besar lawan Perancis sambil berharap pertandingan antara Meksiko dan Uruguay tidak berakhir imbang. Jika Meksiko dan Uruguay bermain imbang, maka habislah peluang "Bafana Bafana".

"Saya selalu mengatakan bahwa semuanya akan ditentukan pada pertandingan terakhir. Saya pikir kami tak bisa berharap untuk menang dengan bertahan. Kami tak bisa menunggu kesalahan dan memukul mereka melalui serangan balik," kata Parreira jelang pertandingan di Stadion Free State, Bloemfontein, Selasa (22/6/2010).

Pelatih yang mengantarkan Brasil juara pada Piala Dunia 1994 itu juga menyatakan bahwa timnya tak perlu ragu-ragu menyerang pertahanan Perancis. Franck Ribery dan kawan-kawan merupakan sasaran empuk untuk dikalahkan setelah mental tim jatuh akibat ditinggal Nicolas Anelka.

"Jika kami serius ingin lolos ke babak selanjutnya, kami harus berani mengambil risiko dengan bermain menyerang," lanjut pelatih asal Brasil tersebut. (FIFA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau