Taktik permainan

Jerman Andalkan Striker Brasil untuk Bongkar Pertahanan Ghana

Kompas.com - 23/06/2010, 04:52 WIB

Para pemain Jerman diizinkan beristirahat dari beban latihan seusai kalah dari Serbia untuk menenangkan pikiran. Harapan Jerman untuk lolos ke babak kedua yang terlihat solid beberapa hari lalu kini menjadi pertanyaan besar dan bergantung kepada striker cadangan yang namanya belum diputuskan.

Jerman menghadapi skenario terburuk, yakni harus mengalahkan Ghana pada pertandingan terakhir grup di ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut di Stadion Soccer City, Johannesburg, dengan striker pilihan pertama mereka, Miroslav Klose, absen. Kartu merah pemain yang menjadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2006 ini datang pada waktu terburuk, yang membuat Pelatih Jerman Joachim Loew untuk memecahkan masalah di lini depan.

”Saya akan menunggu hingga sesi latihan terakhir, Selasa, sebelum memutuskan siapa striker yang akan menjadi starter,” kata Loew, seperti dikutip Reuters. ”Namun, setiap pemain dan setiap striker telah siap untuk bermain.” Pilihan yang paling mungkin untuk menjadi ujung tombak menggantikan Klose tampaknya adalah Cacau. Striker kelahiran Brasil ini mencetak tiga gol pada dua pertandingan persahabatan sebelum Piala Dunia dan juga mencetak gol saat Jerman membantai Australia, 4-0, pada pertandingan pembuka.

Kecuali perubahan di lini depan, Loew menyatakan bahwa ia tidak perlu melakukan perubahan meskipun para pemain yang diturunkan saat kalah melawan Serbia bermain sangat buruk. Lima di antara pemain tersebut bahkan sudah harus terkena kartu kuning yang membuat mereka terancam absen jika Jerman lolos ke babak 16 besar seandainya mereka terkena kartu kuning lagi saat melawan Ghana.

Mendukung Cacau di lini depan, penyerang muda Thomas Mueller akan berada di sayap kanan, sementara Lukas Podolski yang gagal mengeksekusi penalti melawan Serbia menempati sayap kiri. Opsi lain bagi Loew untuk menggantikan Klose adalah striker Bayern Muenchen, Mario Gomez. Nama terakhir ini jarang menjadi starter karena penampilan yang kurang meyakinkan. Loew juga bisa mempertimbangkan untuk menggeser Mueller ke tengah dan memasang Piotr Trochowski sebagai penyerang sayap kanan.

Mesut Oezil tetap akan menjadi dirigen di lini tengah, didukung oleh Sami Khedira dan Bastian Schweinsteiger. Kapten Philipp Lahm akan memimpin lini belakang yang ditempati bersama Arne Friedrich, Per Mertesacker, dan Holger Badstuber, sementara Manuel Neuer di bawah mistar.

Mandul

Ghana juga memiliki masalah tersendiri di lini depan karena masih mandul. Tim Afrika yang meraih kemenangan pertama di Afrika Selatan ini sangat impresif di pertahanan, tetapi tak bisa bikin gol dari permainan terbuka. Dua gol yang dimiliki Ghana saat ini terlahir dari titik penalti saat mengalahkan Serbia 1-0 dan imbang 1-1 melawan Australia. ”Kami memang hanya mencetak gol lewat dua penalti, tetapi kami akan memperbaikinya pada laga berikut,” kata Pelatih Ghana Milovan Rajevac, yang menyadari timnya gagal mencetak lebih dari satu gol dalam 12 laga terakhir.

Salah satu yang bisa dilakukan pelatih asal Serbia ini adalah membantu striker tunggal Asamoah Gyan dengan memasukkan striker kedua atau gelandang menyerang Sulley Muntari. Masalahnya, Muntari baru melakukan pemberontakan yang menimbulkan keretakan di skuad. Ghana kini berharap Muntari memuntahkan kemarahannya ke gawang Jerman. (ray)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau