JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Presiden Boediono mengajak masyarakat untuk mendukung sepenuhnya produk kreatif Indonesia dengan cara membelinya beramai-ramai. Cara seperti itu akan memperkuat pasar domestik Indonesia dan mendorong kemajuan industri kreatif serta pertumbuhan ekonomi.
Ajakan Wapres itu disampaikan saat membuka Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) 2010 Ke-4 di Jakarta Convention Center, Rabu (23/6/2010) siang ini. Dalam acara itu hadir 12 menteri dengan koordinasi Kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, yang bekerja sama menyelenggarakan PPKI selama lima hari sejak hari Rabu ini hingga Minggu (27/6/2010).
Menurut Wapres Boediono, Istana Wapres juga terbuka untuk menerima masukan dan inovasi baru dari para pelaku kreatif bagi pengembangan industri kreatif. "Kita jangan tertutup dengan ide dan masukan yang aneh-aneh. Sebab, dari yang aneh itulah bisa muncul kreativitas dan produk-produk besar dan kemajuan. Jadi, yang aneh-aneh itu kita harus coba lebih dulu," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah PPKI 2010, yang juga Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono menyatakan, PPKI merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memilih dan mengangkat warisan budaya untuk mengembangkan ekonomi kreatif Indonesia.
"Selain untuk melindungi, juga untuk menyelamatkan dan mewariskan warisan budaya dengan teknologi bagi kemajuan dan pengembangan industri kreatif," kata Agung.
Dalam kesempatan itu, Wapres menyerahkan maestro kepada para pelaku seni tradisi, hadiah seni, pelestari dan pengembang budaya, pelestari dan penggali budaya, pelajar dan anak berdedikasi terhadap kebudayaan, pendongeng, mahasiswa berprestasi di bidang budaya, dan wirausaha muda industri kreatif.
PPKI kali ini menghadirkan 14 bidang ekonomi kreatif yang tecermin dalam 720 gerai, di antaranya printing, komputer, sinema, musik, dan produk kreatif lainnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang