Piala dunia 2010

Redknapp: Rooney "Malu-maluin"

Kompas.com - 23/06/2010, 16:08 WIB

LONDON, KOMPAS.com Penampilan mengecewakan Wayne Rooney bersama Inggris pada Piala Dunia mendapat kritik pedas dari Pelatih Tottenham Hotspur, Harry Redknapp. Ia berpendapat, dengan permainan seperti di Afsel, mungkin tak ada klub Premier League yang mau membeli striker seperti Rooney.

Pemain berusia 24 tahun itu memang tampil mengecewakan. Setelah bersinar dengan mencetak 34 gol untuk Manchester United musim lalu, Rooney digadang-gadang akan meledak pada Piala Dunia. Namun nyatanya, Rooney bermain buruk sekali. Dari dua pertandingan, Rooney gagal mencetak gol. Ia tak mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai bomber utama "The Three Lions".

"Jika saya meminta Anda untuk menyaksikan Rooney pada Jumat lalu (lawan Aljazair), dan saya bilang bahwa dia dijual dengan harga 1,5 juta euro (sekitar Rp 15 miliar), Anda akan kembali dan bilang: 'Tidak, saya tidak bisa membelinya, dia tidak pantas dihargai seperti itu'," kata Redknapp kepada The Sun.

"Jika Anda tidak tahu bahwa pemain itu adalah Wayne Rooney, Anda akan berpikiran bahwa pemain itu adalah pemain yang sangat buruk," tambahnya.

Redknapp percaya, cara untuk mengembalikan ketajaman Rooney adalah dengan memainkannya sebagai striker tunggal, disertai dukungan Steven Gerrard di belakangnya.

"Anda harus memainkan setiap pemain di posisi terbaiknya. Gerrard adalah gelandang tengah. Mainkan dia di dekat Rooney, taruh dia di antara kedua lini. Satu-satunya hal yang tak boleh Anda lakukan adalah dengan memainkan Gerrard sebagai sayap kiri. Keseimbangan tim akan terganggu," lanjutnya. (SUN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau