TEHERAN, KOMPAS.com — Kepala Atom Iran Ali Akbar Salehi, Rabu (23/6/2010), mengatakan, Teheran telah menghasilkan lebih dari 17 kilogram uranium yang diperkaya 20 persen.
"Kami sejauh ini memproduksi lebih dari 17 kilogram uranium yang diperkaya 20 persen dan kami berpotensi menghasilkan lima kilogram per bulan," kata Salehi kepada kantor berita ISNA sebagaimana dikutip AFP.
Negara-negara kuat yang dipimpin Washington ingin agar Iran menghentikan aktivitas pengayaan uraniumnya karena mereka menduga bahwa Iran akan membuat senjata nuklir. Teheran telah membantah tuduhan itu dengan mengatakan, program atomnya diarahkan sepenuhnya untuk tujuan damai.
Uraniun yang diperkaya dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk daya reaktor nuklir dan membuat inti bom atom. Iran mulai memproduksi uranium yang diperkaya 20 persen sejak Februari. Hal ini dilakukan berdasarkan perintah dari Presiden Mahmoud Ahmadinejad.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang