SUMENEP, KOMPAS.com - Angin puting beliung menerjang Dusun Grengseng, Desa Sepanjang, Pulau Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (24/6/2010) subuh, menyebabkan tujuh rumah rusak berat.
Kepala Desa Sepanjang Hamsuri menjelaskan, angin puting beliung yang datang tiba-tiba sekitar pukul 04.30 WIB itu menyebabkan lima rumah panggung rusak berat termasuk satu rumah yang terasnya ambruk, sementara dua rumah non panggung lainnya juga rusak bagian atapnya.
"Sejak hari Rabu (23/6/2010), di wilayah kami diguyur hujan, namun Kamis pagi tadi hujan disertai angin kencang. Sementara ini ada tujuh yang rusak berat dan sebagian lain mengalami rusak ringan," katanya.
Saat ini warga secara sendiri-sendiri mulai memperbaiki rumah mereka yang terkena kerusakan ringan terutama bagian atap, sedangkan rusak yang rusak berat akan diupayakan perbaikan secara bergotong-royong.
Ia mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, walaupun saat kejadian sebagian warga sudah bangun dan telah melaksanakan shalat subuh. "Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, walaupun saat itu warga kami sudah bangun dan mulai beraktifitas setelah shalat subuh," kata Hamsuri.
Ia juga mengemukakan, untuk sementara, kerugian materi akibat angin kencang itu diperkirakan Rp60 juta. Sapeken adalah salah satu dari sembilan kecamatan di Sumenep yang berada di wilayah kepulauan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang