SOLO, KOMPAS.com - Menteri Perumahan dan Perkotaan Republik Islam Iran Ali Nikzad, menyatakan bahwa negaranya siap berbagai pengalaman dengan negara-negara Asia Pasifik yang hadir dalam Komprensi Asia Pacific Ministerial Conference on Housing And Urban Development (APMCHUD) di Solo, Jawa Tengah untuk berbagai pengalaman dalam pembangunan perumahan perkotaan.
"Iran telah berhasil melaksanakan pembangunan perumahan sebanyak 200 ribu unit di pedesaan dan 1,2 juta di perkotaan," kata Menteri Perumahan dan Perkotaan Republik Islam Iran Ali Nikzad dalam pembukaan Konprensi APMCHUD yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah, Kamis.
Untuk melaksanakan pembangunan perkotaan dan perumahan yang berkelanjutan ini diperlukan berbagai persiapan yang matang, untuk menata kawasan, permodalan dari perbankan dan lain-lain.
Direktur Eksekutif UN-Habitat Dr Anna Tibaijuka, mengatakan pembangunan berkelanjutan sangat penting dan ini diharapkan oleh semua rakyat. Pembangunan perkotaan di kawasan Asia Pasifik sampai saat ini masih lemah dan ini terjadi pada negara-negara berkembang.
"Kami sangat menghargai Solo yang menjadi tuan rumah APMCHUD telah melaksanakan pembangunan kota hijau. Maka kami pun juga mengikutkan kota ini bergabung dengan 100 kota di Asia Pasifik untuk ikut kampenye masalah pembangunan ini. Kami juga memberikan penghargaan kepada Indonesia untuk pusat penelitian dalam masalah tersebut," ujarnya. Untuk menyatukan 29 negara bukan hal yang mudah dan ini mewakili setengah peredaran manusia yang ada di dunia.
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono dalam cara tersebut mengatakan masalah urbanisasi merupakan hal yang positif, tetapi juga bisa negatif. Adanya urbanisasi ini membawa dampak negatif yang bisa menimbulkan masalah perkumuhan perkotaan, kepadatan penduduk, menurunnya kesehatan, kehidupan yang kurang baik dan lain-lain.
Banyaknya urbanisasi ini juga akan memberikan kesenjangan hidup, dan ini perlu penanganan tersendiri. Untuk perkotaan di Pulau Jawa pada umumnya sudah padat penduduknya.
Untuk mengurangi urbanisasi maka pemerintah telah mendorong pembangunan di pedesaan dan melakukan penciptaan lapangan kerja serta menfaatkan potensi ungulan di daerah-daerah untuk bisa memberikan nilai tambah ekonomi.
Wakil Ketua I Panitia Pelaksana Nasional APMCHUD 3 Budi Yuwono mengatakan untuk konprensi AMPCHUD ini berlangsung dari tanggal 22 sampai 24 Juni 2010 di Solo, Jawa Tengah dihadiri para delegasi dari 30 negara yang terdiri 14 Menteri dan 85 pejabat tinggi dari negara-negara di Asia Pasifik. Hadir dalam acara tersebut Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Negara Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa, dan para tamu undangan lainnya
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang