JOHANNESBURG, KOMPAS.com — "A CASA CON VERGOGNA" Begitulah judul headline di situs harian olahraga terbesar Italia, La Gazzetta dello Sport. Judul yang berarti pulang dalam keadaan memalukan dan ini sangat dirasakan oleh gelandang Andrea Pirlo.
"Kami benar-benar malu akan diri kami sendiri," kata pemain AC Milan itu setelah kekalahan 2-3 dari Slowakia, Kamis (24/6/2010). "Kami tidak memenangi pertandingan (satu pun) dan ini kesalahan setiap orang. Kami sebuah skuad dan tanggung jawabnya harus ditanggung setiap orang."
Bagi Pirlo, kegagalan di Afrika Selatan ini akan mengakhiri kariernya di timnas dengan coretan tinta merah. Pemain 31 tahun itu mengaku sudah tidak memikirkan akan bisa mengangkat trofi itu lagi sebagai pemain "Gli Azzurri".
"Apakah ini akhir dari sebuah era? Ya, kupikir begitu. Namun, aku siap menjadi pelatih pada masa mendatang," tambahnya.
Sebelumnya, rekan satu tim Pirlo di Milan, Gennaro Gattuso, sudah menyatakan akan pensiun dari timnas seusai Piala Dunia ini. Kapten Fabio Cannavaro juga siap-siap melepas tanggung jawabnya di timnas meski belum ada pernyataan resmi dari mantan pemain Juventus tersebut.
Kegagalan sang juara bertahan kali ini sama dengan prestasi buruk Brasil dan Perancis pada masa lalu. Brasil gagal menembus fase grup pada 1966, sementara juara dunia 1998, Perancis, hancur lebur pada 2002. (FBI)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang