Indonesia open super series

Taufik dan Sony di Semifinal

Kompas.com - 25/06/2010, 19:29 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Taufik Hidayat sekali lagi membuktikan dirinya masih terbaik di Indonesia. Di semifinal Djarum Indonesia Open ia menyingkirkan Simon Santoso.

Taufik yang kini sepenuhnya menjadi pemain profesional bermain konsisten untuk menyingkirkan Simon dalam pertandingan rubber game 21-14 13-21 21-13. Taufik menang dalam 1 jam 4 menit.

Pertandingan Simon dan Taufik berlangsung penuh emosi. Simon yang berusaha membuktikan dirinya mampu mengatasi seniornya bermain  penuh ambisi. Pada game pertama Simon bahkan sempat memprotes keputusan hakim garis yang memutuskan bola pengembalian Taufik masuk.

Taufik sendiri justru memanfaatkan kesempatan ini dan mengembangkan  tempo permainan yang diinginkannya. Ia memaksa Simon untuk berduel di depan net mau pun memancing Simon untuk melakukan smash-smash yang terkadang gagal.

Setelah merebut game pertama 21-14, Taufik kalah 13-21 di game kedua. Di game ketiga, Simon justru kembali terperangkap dalam irama permainan Taufik, sehingga akhirnya menyerah 13-21.

Di semifinal, Sabtu (26/6), Taufik akan menghadapi pemain Vietnam yang merupakan unggulan ketiga, Nguyen Tien Minh. Di perdelapan final, Nguyen menyingkirkan pemain Jepang, Sho Sasaki 21-14 21-15.

Sementara di partai semifinal lainnya, tunggal Sony Dwi Kuncoro akan menghadapi unggulan pertama, Lee Chong Wei. Sony maju ke semifinal dengan menyisihkan  pemain veteran Malaysia, Wong Choong Hann 21-11 21-17. Sementara Chong Wei mengalahkan pemain Jepang, Kenichi Tago.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau