JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional bersama sejumlah mitra pendukung lainnya menggelar penghargaan bagi wartawan yang menghasilkan karya terbaik se-Asia-Pasifik.
"Kami mengajak rekan jurnalis untuk mengirimkan karya terbaiknya selama setahun," kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Gories Mere di Jakarta, Jumat. Gories mengatakan hal itu saat acara renungan dalam rangka perayaan Hari Antinarkoba Internasional (HANI) Tahun 2010 bertemakan "Pikirkan Kesehatan, Bukan Narkoba" yang jatuh pada 26 Juni.
Gories menuturkan penghargaan (life award) tahun 2011 itu, diikuti pewarta dari media cetak, televisi maupun radio. Para "kuli tinta" bisa mengirim karya jurnalis terbaik yang berkaitan dengan narkoba pada tahun 2010 hingga 2011.
Jenderal polisi bintang tiga itu, menyatakan media memiliki peranan penting untuk mempublikasikan bahaya narkoba kepada masyarakat Indonesia yang saat ini jumlah pengguna narkoba telah mencapai 3,6 juta orang.
Saat ini, BNN menggelar rangkaian acara peringatan HANI 2010, seperti seminar, pagelaran kesenian, renungan dan kesaksian dari mantan keluarga pecandu narkoba, Ronny Pattinasarany. Sedangkan puncak acara peringatan HANI 2010 akan digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (26/6), dan dipimpin langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dari Toronto, Kanada, melalui telekonferensi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang