Pembentukan domain .xxx

Lokalisasi Situs Porno Bisnis Miliaran Dollar

Kompas.com - 25/06/2010, 23:38 WIB

KOMPAS.com - Di balik usulan pembentukan domain internet .XXX yang akan melokalisasi situs porno ternyata ada potensi bisnis miliaran dollar AS. ICM Registry LLC, lembaga yang mengusulkan domain tersebut optimistis bisa mengelola TLD (top level domain) baru yang baru saja disetujui itu sebagai bisnis baru yang menggiurkan.

Stuart Lawley, chief executive ICM Registry, mengatakan pihaknya memperkirakan bisa memperoleh pendapatan 30 miliar dollar AS per tahun dari pengelolaan domain .XXX. Kelak, alamat internet yang menggunakan domain tersebut akan ditarik bayaran 60 dollar AS per tahun, jauh lebih besar daripada alamat dengan domain .COM, .NET, dan sebagainya.

Ia menyatakan saat ini ICM Registry sudah mendapat 110.000 pemesanan untuk alamat internet berdomain .XXX meski belum beroperasi. Hal tersebut juga menjadi salah satu syarat yang ditentukan ICANN bahwa usulan domain baru harus didukung permintaan komunitas terkait yang signifikan. "Saya kira kami bisa mendapatkan satu juta (peminat) atau lebih. Ada beberapa juta situs dewasa di TLD yang sudah ada saat ini," ujar Lawley.

ICANN akan menilai kesiapan dana yang dimiliki ICM registry sebelum izin operasi dikeluarkan. Lawley berharap domain .XXX bisa beroperasi dalam waktu enam hingga sembilan bulan ke depan begitu ICANN melakukan verifikasi terhadap dukungan investasi terhadap ICM Registry.

Usulan dibentuknya domain ini sempat kontroversial. ICANN menolak sampai tiga kali usulan tersebut, namun dewan perwakilan pada pertemuan di Brussel, Belgia, Jumat (25/6/2010) menyepakatinya. .XXX didesain untuk melokalisasi situs dewasa meski secara riil hal tersebut belum bisa menjamin pornografi tak menyebar lagi lewat domain lainnya. Namun, secara administratif, ICM Registry bisa meyakinkan sebagian besar anggota dewan ICANN bahwa pihaknya dapat memenuhi semua persyaratan yang diminta ICANN.

Domian .XXX diyakini akan dapat mempermudah pemblokiran situs porno semacam bentuk lokalisasi. Lawley berencana menyisihkan 10 dollar dari setiap pembayaran alamat internet tersebut untuk kegiatan amal terkait fungis soail adanya domain itu. Ia telah mendirikan organisasi nirlaba yang akan menyalurkan dana bantuan tersebut untuk kepentingan perlindungan terhadap anak-anak dari kejahatan di dunia maya. Selain itu, ICM Registry akan mengembangkan aplikasi khusus untuk memblokir situs dengan domain .XXX.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau