Jelang jerman vs inggris

Podolski: Tak Ada Alasan Takut Lawan Inggris

Kompas.com - 27/06/2010, 06:33 WIB

BLOEMFONTEIN, Kompas.com - Babak perdelapan final Piala Dunia 2010 langsung menghadirkan sebuah partai klasik dan mungkin yang paling seru, ketika Inggris bertemu dengan Jerman. Dua tim raksasa sepak bola Eropa dan dunia ini akan saling menjegal pada 27 Juni di Stadion Free State, Bloemfontein, untuk memperebutkan tiket ke perempat final.

Striker Jerman, Lukas Podolski, mengaku siap menghadapi pertarungan keras itu dan menurutnya, "Der Panzer" tidak takut menghadapi keganasan "The Three Lions". Performa Jerman sepanjang perjalanannya di Afrika Selatan, menjadi acuan Podolski.

"Saya tidak berpikir bahwa kami harus takut kepada mereka. Benar, jika mereka bermain relatif lebih baik pada pertandingan terakhirnya di penyisihan grup. Tetapi dari apa yang sudah mereka lakukan hingga masuk turnamen ini, tidak ada alasan untuk itu (takut)," demikian penuturan Podolski, seperti dikutip AS.

"Ini adalah sebuah pertandingan penting, tetapi juga sebuah pertandingan normal di Piala Dunia. Kami harus fokus selama pertandingan, dan juga untuk laga itu sendiri."

Podolski, yang gagal mencetak gol lewat tendangan penalti saat melawan Serbia pada penyisihan grup, juga punya harapan. Dia tidak ingin, pemenang pertarungan melawan Inggris ini ditentukan lewat penalti.

"Kami tidak ingin sampai di sana (penalti), karena yang kami bidik adalah pemenang ditentukan sepanjang waktu reguler," tambah pemain berdarah Polandia ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau