Ariel-Luna Makan Siang Bareng

Kompas.com - 28/06/2010, 15:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Luna Maya agaknya ingin memaksimalkan kualitas kedatangannya ke Mabes Polri kali ini. Selain menjalani pemeriksaan, ia juga menyempatkan diri untuk makan siang bareng kekasihnya, Nazriel Irham alias Ariel, di tahanan Bareskrim Mabes Polri.

Hal itu diungkapkan oleh personel Java Jive, Hary Cahyo Purnomo alias Capung, sehabis menjenguk Ariel di tahanan Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/6/2010). "Tadi di dalam Ariel dan Luna lagi makan siang," cerita Capung.

Menurut Capung, Ariel menyantap lahap hidangan yang dibawakan oleh Luna,  termasuk menu Jepang kegemaran Ariel. Tak hanya untuk Ariel, Luna juga membawakan banyak makanan untuk tahanan-tahanan lainnya yang kini menjadi teman-teman Ariel.

"Ariel makannya banyak. Biasanya Luna kalau bawa makanan memang banyak. Jadi, buat dibagikan buat teman-teman di sana," cerita Capung lagi.

Setelah makan bareng, menurut Capung, Ariel dan Luna tampak berbincang dengan akrab. Namun, ia tidak bisa memastikan isi perbincangan mereka. "Tidak tahu mereka ngobrol apa," tutupnya. (ANI)

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp 5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau