KONI dan Menpora Jangan Hanya Menuntut

Kompas.com - 28/06/2010, 16:06 WIB

JAKARTA, Kompas.com — Direktur Pelatnas Tinju SEA Games 2011 menyatakan, KONI dan Menpora jangan hanya menuntut perolehan medali emas, tetapi harus juga memerhatikan kondisi finansial induk organisasi olahraga yang sangat berharap kucuran dana dari pemerintah.
   
"Kami jangan hanya dituntut mendapatkan medali emas, kami sangat menunggu kucuran dana pelatnas dari pemerintah untuk menunjang program pelatnas kami," kata Direktur Pelatnas Tinju SEA Games 2011 Serta Ginting pada acara seleksi atlet pelatnas tinju yang berlangsung di luar Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/6/2010).

Menurutnya, pelaksanaan pelatnas tinju saat ini terpaksa hanya berlangsung dua tahap, mengingat kurangnya dana yang ada untuk mendukung kelancaran pelatnas. "Dalam dua tahap pelatnas yang berlangsung selama tiga bulan ini, kami telah menghabiskan dana sekitar Rp 400 juta, dan rasanya pelatnas kami cukup sampai di sini saja karena kami kehabisan dana," tambahnya.
   
Cabang tinju yang menargetkan meraih tiga medali emas dalam SEA Games 2011 yang berlangsung di Indonesia mendatang telah melaksanakan pelatnas tahap pertama di GOR Ragunan dan kemudian melakukan seleksi selama dua hari di Gelora Bung Karno tersebut. "Kami sedang menyisir para atlet kami untuk memenuhi kuota 100 persen yang dicanangkan KONI, padahal kami memiliki kuota 200 persen, maka kami harus melakukan seleksi seperti ini," kata Serta Ginting kepada Antara.
   
Pada seleksi kedua di Gelora Bung Karno ini, cabang tinju menurunkan 24 petinjunya untuk diseleksi, di mana nantinya PB Pertina akan mengajukan 17 atlet, yaitu 10 atlet putra dan tujuh atlet putri untuk bisa ikut SEA Games. Seleksi tahap dua ini akan berakhir Selasa (29/6/2010).

Berikut nama-nama atlet pelatnas tinju:
-Putra:

1. Denny Hetarihun
2. Irfan Tentonda
3. Rafli Langi
4. Julius Lumoly
5. Mathius Mandiangan
6. Christo Sambaimana
7. Ralin Rumoly
8. Afdan Baghtila
9. Vincky Montolalu
10. Indra Faizal
11. Alex Tatontos
12. Agus Firmansyah
13. Willis Riripoy
14. Ali Imron
15. Julio Bria
16. Rodiv Mandag

-Putri:
1. Murni
2. Apriliani Tombeg
3. Rumiris Simarmata
4. Tina Fenturi
5. Indri Sambaimana
6. Nurmala Deli
7. Dolince Sanadi
8. Fransisca

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau