Nissan Siapkan MPV Listrik

Kompas.com - 28/06/2010, 17:27 WIB

JEPANG, KOMPAS.com - Setelah menggebrak dengan mobil listrik andalan Leaf, Nissan kembali mempersiapkan proyek keduanya. Model yang dipilih multi purpose vehicle (MPV) dengan menciptakan van baru. Tapi, tampaknya akan dikembangkan dari model NV200 LCV yang dipamerkan di Geneva Auto Show.

Bila kebanyakan pabrikan membuat kendaraan listrik untuk pasar global, LCV hanya beberapa negara saja, salah satu yang sudah pasti Australia. "Kami saat ini belum punya model Van di Australia, jadi tujuan pertama kita adalah meluncurkan produk ini. Karena sebelum masuk ke komersil,  kita harus masuk dulu ke bisnis van," ujar Dan Thompson, CEO Nissan Australia.

Pihak pabrikan, seperti dilansir autoevolution, hari ini, selain LCV juga akan akan melepas model Infiniti terbaru dan versi massal dari konsep Land Glicer yang dipamerkan di Tokyo Motor Show, akhir tahun lalu. Tapi, LCV bisa bersamaan atau paling awal diperkenalkannya.

Kabarnya, sistem berpenggerak pada LCV serupa seperti di Leaf  yang kolaborasi dengan Renault Kangoo ZE. Motor listrik ini akan mempu menempuh jarak 160 km dengan waktu pengisian baterai dalam 4 jam.

"Untuk tahap awal, kami akan meluncurkan dulu model konvensional mesin, baru dilanjutkan dengan model listrik," tutupThompson.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau