JEPANG, KOMPAS.com - Setelah menggebrak dengan mobil listrik andalan Leaf, Nissan kembali mempersiapkan proyek keduanya. Model yang dipilih multi purpose vehicle (MPV) dengan menciptakan van baru. Tapi, tampaknya akan dikembangkan dari model NV200 LCV yang dipamerkan di Geneva Auto Show.
Bila kebanyakan pabrikan membuat kendaraan listrik untuk pasar global, LCV hanya beberapa negara saja, salah satu yang sudah pasti Australia. "Kami saat ini belum punya model Van di Australia, jadi tujuan pertama kita adalah meluncurkan produk ini. Karena sebelum masuk ke komersil, kita harus masuk dulu ke bisnis van," ujar Dan Thompson, CEO Nissan Australia.
Pihak pabrikan, seperti dilansir autoevolution, hari ini, selain LCV juga akan akan melepas model Infiniti terbaru dan versi massal dari konsep Land Glicer yang dipamerkan di Tokyo Motor Show, akhir tahun lalu. Tapi, LCV bisa bersamaan atau paling awal diperkenalkannya.
Kabarnya, sistem berpenggerak pada LCV serupa seperti di Leaf yang kolaborasi dengan Renault Kangoo ZE. Motor listrik ini akan mempu menempuh jarak 160 km dengan waktu pengisian baterai dalam 4 jam.
"Untuk tahap awal, kami akan meluncurkan dulu model konvensional mesin, baru dilanjutkan dengan model listrik," tutupThompson.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang