Kawasaki Ninja250 Laris di PRJ

Kompas.com - 29/06/2010, 07:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Andalan PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), Ninja250, laris manis di ajang Pekan Raya Jakarta. Sepanjang dua pekan pertama, penjualan tercatat 342 unit, sekaligus menjadi yang tertinggi dari model-model lain.

Freddyanto Basuki, Manajer Penjualan Nasional KMI, mengatakan kepada Kompas.com, meski pasar sepeda motor nasional didominasi oleh bebek dan skuter otomatik (skutik), model sport tetap memiliki konsumen setia.

"The real motorcycle itu sport, bukan skutik yang saat ini sedang pesat pertumbuhannya. Kendati demikian, pasar sepeda motor sport juga tumbuh," jelas Freddy.

Sejak pembukaan PRJ dari 10 sampai 27 Juni 2010, penjualan Kawasaki naik 27,2 persen atau 1.055 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu, 829 unit. Berdasarkan peringkat lima teratas penjualan, Ninja250 menduduki urutan pertama, diikuti Ninja RR 150 (223 unit), Athlete (156 unit), Ninja L (115 unit), dan produk terbaru D-Tracker 150 (74 unit).

Pada penyelenggaraan PRJ tahun ini, Kawasaki menargetkan total penjualan 3.000 unit naik 71,9 persen dari tahun lalu 1.745 unit. "Dari total penjualan kami tak menentukan target model per model, yang penting bisa tercapai 3.000 unit dalam satu bulan," tutup Freddy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau