PURBALINGGA, KOMPAS.com - Pengusaha di Kabupaten Purbalingga dan Banyumas mengharapkan agar kenaikan tarif dasar listrik (TDL) tidak dilakukan sekaligus, melainkan secara bertahap. Hal itu menyusul kontrak dagang sudah berjalan dan daya beli masyarakat saat ini masih lemah, sehingga kenaikan TDL hanya akan membuat pendapat pengusaha menurun dan daya beli masyarakat semakin lesu.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Purbalingga, Saryono, Selasa (29/6/2010), mengatakan kenaikan TDL di pertengahan tahun hanya membuat kacau perencanaan pemasaran produk. Hal itu karena perencanaan kenaikan harga produk maupun kapasitas produksi dirancang setiap awal tahun.
Namun jika TDL harus tetap naik, lanjut Saryono, sebaiknya dilakukan secara bertahap sehingga pengusaha dapat menyesuaikan harga produk dengan kemampuan pasar yang ada. "Penyesuaian ini butuh waktu karena daya beli masyarakat sekarang ini saja masih lemah," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang