MADIUN, KOMPAS.com — Kereta Api Logawa jurusan Purwokerto-Jember yang membawa 11 gerbong berpenumpang 500 orang terguling dan masuk ke areal persawahan di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (29/6/2010). Sedikitnya enam penumpang tewas di lokasi kejadian dan puluhan lainnya mengalami luka berat.
Dari data di RS Caruban Madiun, korban tewas bernama Rahmat Bayu Rianto (14), warga Kelurahan Rejomulyo, Kota Madiun, Hariadi M Nur Khoiri (38) warga Malang, Kwadno (39) warga Banyumas, dan Sholeh (58) warga Kota Madiun. Adapun dua korban lagi adalah Ibnu Malik warga Blitar dan Agus Rivanto (20) warga Madiun.
Dua korban tewas terakhir merupakan korban yang sulit dievakuasi karena posisi jasad tertimpa badan kereta yang terguling. Korban baru berhasil dikeluarkan sekitar pukul 16.00 atau dua jam setelah kejadian.
Kepala Polres Madiun AKBP Umar Efendi mengatakan, jumlah korban luka mencapai 73 orang. Data dari rumah sakit menunjukkan, dari seluruh korban luka, korban luka berat yang menjalani rawat inap mencapai 27 orang. Sebanyak lima korban di antaranya dirujuk ke RSUD dr Soedono, Madiun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang