"Curve Control System" dari Ford

Kompas.com - 30/06/2010, 05:13 WIB

AMERIKA,KOMPAS.com - Ford menciptakan suatu teknologi Curve Control System (CCS) buat pengendara mobil. Alat ini bisa mencegah terjadi kecelakaan akibat kecerobohan pengemudi yang melakukan manuver di tikungan dengan cepat, sehingga mobil kehilangan kestabilan.

Di Amerika, setiap tahun tercatat 50.000 Kecelakaan karena kesalahan yang membelok sangat cepat (kecepatan tinggi). Nah, dengan fitur ini, Ford berharap bisa bermanfaat, khususnya untuk di jalan tol.

Kelebihan dari teknologi pengontrol belokan ini, keempat roda dapat mengerem dengan halus. Trus, ketika mobil melaju dengan kecepatan di luar batas, torsi mesin bisa dikurangi untuk menurunkan kecepatan sampai 15 km/jam per detiknya. Dengan begitu, mobil bisa kembali berada di jalurnya.

Ford menjelaskan CCS bekerja pada permukaan yang kasar, saat kondisi basah maupun kering. Jadi, jika mobil tidak membelok sesuai yang diinginkan pengemudi, teknologi itu bisa mengembalikan jalur mobil ke posisi yang aman.

Teknologi ini bukalah suatu terobosan. Karena sistem kontrol kestabilan pada mobil sudah diperkenalkan pada 1987 dengan nama Electronic Stability Control (ESC). Hanya, fungsinya mendeteksi dan meminimalkan terjadi roda skid. Jadi, saat ESC berhasil mendeteksi terjadinya kehilangan kendali, ESC secara otomatis akan membantu mengerem untuk menolong setir bisa dikontrol pengemudi.

Pada 1990, Mitsubishi memperkenalkan teknologi sejenis itu dengan sebutan Diamante (Sigma), di mana traksi dikontrol secara elektronik. Dan untuk mobil-mobil terbarunya, Mitsubishi kini memakai Active Skid and Traction Control (ASTC).

Kemudian dua pabrikan mobil Jerman juga mengenadalkan teknologi itu. Seperti BMW mulai dilengkapi pada model produksi 1992 dengan sebutan Continental Automotive System (CAS) yang bisa mengurangi torsi mesin.

Mercedes juga tak mau ketinggalan. Pada 1992, bekerja sama dengan Robert Bosch GmbH (seperti dilakukan BMW juga) menamakannya Electronic Stability Programme (ESP).

Pabrikan mobil Amerika ini berencana akan memasangnya pada jenis crossover, SUV, pikap dan van pada 2015.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau