Ka logawa anjlok

Jalur Selatan Segera Pulih

Kompas.com - 30/06/2010, 10:48 WIB

MADIUN, KOMPAS.com - Perjalanan kereta api di jalur selatan diperkirakan akan pulih Rabu (30/6/2010) siang ini setelah lumpuh sejak Selasa (29/6/2010). Hal itu menyusul kecelakaan pada KA Logawa di Desa Pajaran, Madiun.

Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VII Madiun Haryono W menuturkan, saat ini pekerja sedang fokus pada perbaikan rel. Diperkirakan siang ini rel yang putus akibat kecelakaan kemarin bisa dilalui dengan kecepatan 5 kilometer per jam. "Untuk bisa dilewati dengan kecepatan maksimal 75 kilometer per jam butuh seminggu," ujarnya.

Dalam waktu sepekan dibutuhkan untuk memasang bantalan rel. Untuk 400 meter rel yang rusak, dibutuhkan 624 balok beton. "Sementara bisa dilewati, tetapi tidak bisa dengan kecepatan tinggi," ujarnya.

Sementara perbaikan dilakukan, sebagian kereta yang melewati jalur selatan dialihkan melalui jalur utara. PT KA mencatat ada sembilan kereta dialihkan antara lain Bima, Turangga, Argo Wilis.

Selain itu, pula kereta yang diberhentikan di Stasiun Madiun yakni KA Matarmaja. Penumpang KA Matarmaja tujuan Malang itu dialihkan ke bus. PT KA menyediakan 50 unit untuk mengangkut penumpang KA Matarmaja.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau