CAPE TOWN, KOMPAS.com - Gelandang timnas Portugal Cristiano Ronaldo mengaku sangat terpukul karena timnya telah tersingkir dari Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Ronaldo menyebut bahwa rasanya seperti patah hati.
Ronaldo dan rekan-rekannya gagal melaju ke perempat final dan terpaksa angkat kaki setelah dikalahkan Spanyol 0-1, Selasa (29/6/2010). Kekelahan ini memang cukup menyakitkan. Pasalnya, sejak kualifikasi hingga mengakhiri babak penyisihan grup di putaran final, "Seleccao das Quinas" mencatat hasil yang sangat fantastis karena tidak terkalahkan dalam 19 pertandingan.
Apalagi, selama babak penyisihan Grup G, gawang Portugal yang dikawal Eduardo tak pernah robek sekalipun. Pada partai pembuka, Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya bermain imbang tanpa gol melawan Pantai Gading, kemudian membantai Korea Utara (7-0), dan kembali bermain imbang tanpa gol melawan Brasil.
Kekalahan itu juga menyakitkan bagi Ronaldo karena pada setiap pertandingannya dia selalu terpilih menjadi man of the match. "Aku merasa seperti pria yang patah hati, benar-benar sedih, frustrasi, dan kesedihannya tidak terbayangkan," ucap mantan pemain Manchester United itu.
"Aku bukan dalam posisi untuk menjelaskan apa yang telah terjadi. Aku hanyalah seorang manusia. Layaknya manusia, aku menderita," tambahnya. (AFP)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang