CAPETOWN, KOMPAS.com — Bek Belanda, Johnny Heitinga, tak memungkiri Inggris memiliki materi pemain yang mumpuni untuk memenangi Piala Dunia 2010. Namun, menurutnya, pemain tersebut terlalu egois sehingga akhirnya "Three Lions" tersingkir dari Afrika Selatan.
Sebelum perhelatan Piala Dunia, Inggris merupakan tim yang difavoritkan meraih gelar juara. Namun, kenyataannya Steven Gerrard dan rekan-rekannya terseok pada babak penyisihan grup. Puncaknya, "Tiga Singa" terpaksa angkat kaki setelah dipermalukan Jerman 1-4 pada perdelapan final.
Heitinga mengaku terkejut Inggris harus tersisih lebih cepat. Pemain Everton itu menilai, tersingkirnya Inggris tidak terlepas dari faktor pemainnya yang cenderung tampil egois. Inggris, menurutnya, tidak bermain sebagai tim.
"Sangat mengejutkan bagiku bahwa Inggris tersingkir dengan cepat. Ketika Anda melihat pemain yang mereka miliki, mungkin mereka merupakan tim terbaik di dunia," ungkap bek berusia 26 tahun itu.
"Namun jika Anda menginginkan memenangi gelar bergengsi seperti Piala Dunia, yang paling penting menjadi satu tim yang utuh, bekerja bersama tim, dan berjuang dengan satu sama lain," ucapnya.
"Tak peduli jika seseorang membuat sebuah kesalahan. Anda harus membantunya dan berjuang satu sama lain. Setiap pemain harus meletakkan egonya dan tampil baik bagi tim. Itu yang kami lakukan. Anda bisa melihat kami (Belanda) selalu bersama dan satu," paparnya. (SKY)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang