Hut ke-64 bhayangkara

Kinerja Polri Tak Setinggi Anggarannya

Kompas.com - 01/07/2010, 11:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane mengatakan, kinerja Polri, terutama sejak berpisah dari TNI sekitar 11 tahun silam, masih tak sebanding dengan anggaran yang telah dikucurkan.

"Sejak berpisah, anggaran Kepolisian naik 1.000 persen. Apakah peningkatan kinerja Kepolisian naik signifikan? Kalau kita lihat, belum. Kalaupun ada, di bawah 10 persen," kata Neta ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (1/7/2010).

Misalnya, kata dia, dalam mengungkap kasus kejahatan di masyarakat, sampai sekarang masih di bawah 30 persen. Lalu, untuk mengungkap kejahatan pencurian kendaraan bermotor, rata-rata di bawah 10 persen. "Ini data resmi dari Kepolisian," ujarnya.

Neta menyampaikan hal itu ketika diminta memberikan catatan terkait Hari Ulang Tahun ke-64 Korps Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli. Selain kinerja, Neta juga menggarisbawahi program trust building sejak 2005-2010.

Dikatakannya, polisi masih belum mampu membangun kepercayaan publik. Hal ini setidaknya terlihat dari data IPW soal banyaknya keluhan masyarakat terkait kinerja Polri. Salah satu penyebab utamanya adalah ketidakmampuan jajaran atas Polri dalam melakukan fungsi pengawasan.

"Polisi belum mampu menjadi teladan bagi bawahannya. Jajaran atasan belum mampu menjalankan fungsi pengawasan ke bawahan sehingga mereka cenderung tidak terkendali," kata Neta.

Ironisnya, hingga saat ini masih banyak perwira tinggi Polri yang masih meminta pelayanan dari bawahannya. "Ini menjadi catatan buruk sehingga citra dan kinerja Kepolisian tidak terbangun secara profesional," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau