POTCHEFSTROOM, KAMIS -
Torres baru saja sembuh dari operasi lutut, April lalu. Striker klub Inggris, Liverpool, ini sempat digantikan Fernando Llorente karena cedera saat membela Spanyol melawan Portugal dan unggul 1-0 di ajang Piala Dunia.
Namun, Del Bosque tak akan ragu dengan kondisi itu. Menurut Bosque, pertandingan Spanyol melawan Paraguay, Sabtu (3/6), di Stadion Ellis Park, Johannesburg, akan menjadi momen pencapaian mereka lolos ke babak semifinal untuk pertama kalinya.
”Striker kami sekarang Fernando (Torres). Dia telah memainkan empat pertandingan dan akan bermain lebih banyak lagi. Kami telah memperoleh kepercayaan diri darinya. Kami juga merasa Fernando Llorente telah memberi banyak kualitas pula,” kata Del Bosque, Kamis (1/7).
Sementara itu, Llorente yang terpaksa berada di bangku pemain cadangan mengatakan, ada banyak pemain andal di timnas Spanyol. Namun, para pemain cadangan di dalamnya juga pantas untuk tampil membela Spanyol. ”Semua orang berhak, tetapi pelatih yang memutuskan dan kami harus siap ketika dipanggil,” ujarnya.
Del Bosque mengatakan, Llorente dapat bermain pada pertandingan melawan Paraguay yang diperkirakan akan menerapkan pola bertahan yang kuat. ”Seluruh pemain membutuhkan kepercayaan penuh, mereka perlu tahu bahwa mereka dapat membantu,” papar Del Bosque menanggapi ucapan Llorente.
Satu pemain Spanyol yang sudah cukup percaya diri adalah David Villa. Bersama pemain Argentina, Higuain, Villa berhasil menyarangkan empat gol. Jumlah gol ini adalah yang tertinggi selama Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Llorente percaya, anggota tim berbakat Spanyol tak harus bergantung kepada Villa, striker yang sekarang bergabung dengan Barcelona tersebut. ”Villa sangat penting bagi kami, tetapi tujuan kita sama, yaitu sama-sama mencetak gol,” tuturnya.
Del Bosque sendiri memuji kinerja Villa yang dapat menjangkau seluruh ujung lapangan sehingga mampu menelurkan gol banyak. Menurut dia, selain mampu mempersembahkan banyak gol, Villa juga melakukan tugas pertahanan dengan sempurna, khususnya saat melawan Portugal.
Sejarah menunjukkan, Spanyol berhasil lolos ke urutan keempat Piala Dunia 1950. Namun, setelah itu Spanyol selalu tak berhasil menembus babak perempat final.
Sementara itu, kapten sekaligus kiper Paraguay Justo Villar berniat menahan skuad Spanyol dalam laga perempat final, Sabtu mendatang. ”Kami tidak akan memberi peluang kepada mereka. Mereka adalah tim yang sangat mahir menggiring bola dengan cepat. Jika memberi sedikit peluang saja, kami akan kecolongan,” ucapnya.
Penyerang Paraguay Nelson Haedo Valdez setuju bahwa menghentikan gelandang dan penyerang Spanyol adalah suatu keharusan. ”Kami tak akan membiarkan mereka bermain. Di tengah lapangan, kami tak bisa membiarkan mereka bergerak. Inilah salah satu tim favorit yang diunggulkan menang,” papar Valdez.
Paraguay, yang untuk pertama kali lolos ke perempat final, mengalahkan Jepang lewat drama adu penalti dengan skor 5-3.