Pendaftaran sma

Pendaftaran Online di SMA 6 dan 12 Mati

Kompas.com - 02/07/2010, 10:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Server Dinas Pendidikan DKI Jakarta masih mati hingga pukul 09.30 WIB. Akibatnya,  pendaftaran online di SMAN 6 terhambat. Untuk sementara, tim data penyelenggara di SMAN 6 Jakarta masih menunggu hingga server kembali aktif.

"Kemarin sudah sempat menyala sekitar menjelang maghrib sampai jam 12 malam langsung off hingga sekarang," ujar Ketua Panitia PPDB Online SMAN 6 Jakarta Husniwati, Jumat (2/7/2010), di Jakarta.

Saat server menyala, tim data kemudian memasukkan data dalam formulir pendaftaran yang diisi calon siswa dan berhasil mendaftarkan online sebanyak 220 anak dari total 401 pendaftar.

"Dari maghrib kami bisa memasukkan data satu anak sekitar empat menit. Tapi setelah jam 11 server melambat, satu anak memakan waktu 10 menit hingga akhirnya mati sama sekali," ujarnya kepada Kompas.com.

Saat ini, kegiatan pendaftaran di SMAN 6 Jakarta masih tetap berlangsung dengan agenda pemanggilan nama calon siswa yang sudah berhasil terdaftar online untuk diberikan hasil print out-nya.

Sementara itu, tim data masih menunggu hingga server menyala. "Kami masih belum bisa apa-apa sampai server menyala," ujarnya.

Matinya server di SMAN 6 Jakarta juga terjadi di SMAN 12 Jakarta Timur. Hingga kini, SMAN 12 baru berhasil memasukkan sekitar dua belas calon siswa secara online. Sedangkan sekitar 200 pendaftar lainnya masih menunggu hingga server kembali menyala.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau