Cropped Pants yang Kembali "In"

Kompas.com - 03/07/2010, 16:26 WIB

KOMPAS.com Belakangan, celana yang satu ini makin diminati. Emilio Pucci, Dolce & Gabbana, dan Ralph Lauren adalah beberapa perancang yang memunculkan tren ini kembali. Namun, patut diwaspadai, penggunaan celana ini tak bisa sesukanya, perlu ada yang diperhatikan. Celana ini dengan mudahnya bisa membuat penampilan kita terlihat kuno jika salah padu padan.

Yang paling pertama perlu diperhatikan adalah apa dan bagaimana kepribadian Anda, baru pikirkan busananya. Anda harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi agar baju Anda tidak mengalahkan kepribadian Anda. Menurut desainer Mike Gonzalez, cropped pants yang sempat tenar tahun lalu adalah tipe celana gaucho (celana bertungkai lebar yang panjangnya hingga ke betis).

Selain itu, celana cargo slim pun makin diminati. Sedikit baggy dan "menyangkut" di pinggul akan membuat kesan melangsingkan. Pastikan bagian ujungnya mengerucut, kesan kasual sekaligus "mahal" akan terlihat dengan celana ini. Jika Anda diberkati Yang Maha Kuasa dengan kaki jenjang, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk mengenakannya. Namun, untuk Anda yang dikaruniai kaki tak terlalu panjang, bisa pilih celana capri (celana wanita berukuran 3/4, dengan bukaan di kedua tepi, kadang diberi retsleting atau kancing). Celana yang pas memeluk pinggul dan lurus hingga ke bagian ujungnya akan membuat penampilan menarik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau