Jelang argentina vs jerman

Oezil: Saya Akan 'Hajar' Messi

Kompas.com - 03/07/2010, 18:54 WIB

CAPE TOWN, KOMPAS.com Gelandang tim nasional Jerman, Mesut Oezil, mengaku siap untuk "menghajar" bintang Argentina, Lionel Messi, saat keduanya bertemu pada laga perempat final Piala Dunia 2010, malam nanti.

Pertemuan dua negara beda benua ini, selain bakal mengulang pertarungan edisi Piala Dunia 2006 lalu, pertemuan ini juga akan menjadi ajang pertaruhan bagi kedua bintang muda mereka, Oezil dan Messi.

Oezil sendiri kini mendapat julukan "Messi" dari rekan-rekan satu timnya lantaran kerap merepotkan pertahanan musuh, persis seperti yang dilakukan Pemain Terbaik Dunia 2009 itu. Namun, berbeda dengan Messi, yang belum sekalipun mencetak gol, Oezil sudah menyumbang satu gol bagi skuad "Der Panzer" saat menumbangkan Ghana, 1-0, pada penyisihan Grup D.

"Ya, banyak orang di tim memanggil saya, Messi. Itu julukan saya sekarang," cetus Oezil.

Namun, beralih dari merasa bangga dengan julukan itu, Oezil justru merasa terpacu untuk mengalahkan Messi di atas lapangan. Pertemuan keduanya pada babak delapan besar di Stadion Cape Town malam ini akan menjadi ajang yang tepat untuk membuktikan sesumbar pemain Werder Bremen ini.

"Saya ingin mengalahkan Messi dan kami sebagai tim ingin mengalahkan Argentina. Saya yakin kami bisa menghajar mereka," ucap Oezil.

"Mereka akan jadi musuh berat, dan kami tak boleh sampai terprovokasi. Saya sendiri tidak merasa takut. Saya sangat menanti pertandingan ini. Argentina punya banyak pemain kelas dunia, dan saya akan bisa melawan orang yang menjadi tolak ukur saya," ungkapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau