Macet, Sistem Buka Tutup Diberlakukan

Kompas.com - 04/07/2010, 21:32 WIB

CIANJUR, KOMPAS.com - Satuan Lalulintas, Polres Cianjur, Jabar, berlakukan sistim buka tutup satu arah menuju Bogor, Jakarta dan seterusnya, akibat padatnya jalur Cipanas-Puncak, Minggu (4/7/2010).

Kepadatan arus lalulintas, mulai terlihat menjelang malam. Dimana puluhan kendaraan bus wisata keluar dari beberapa tempat wisata di kawasan Cipanas, seperti Taman Bunga Nusantara dan Kebun Raya Cibodas.

"Perkiraan kami tingkat kunjungan akan terus melonjak hingga akhir libur skolah pada tanggal 12 Juli. Hari ini jumlah pengunjung mencapai 15 ribu orang," kata Asgun Kepala Retribusi Kebun Raya Cibodas, Minggu.

Ribuan wisatawan memadati kedua tempat wisata tersebut, sejak satu pekan terakhir, dimana bertepatan dengan libur panjang sekolah.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Gatot S, membenarkan lonjakan kendaraan yang melintas di jalur Cipanas-Puncak, terjadi sejak satu pekan terakhir. Kendaraan yang melintas didominsi kendaraan besar jenis bus pariwisata.

Akibat melonjaknya kendaraan wisatawan yang hendak berkunjung ke kawasan tersebut, menyebabkan antrian panjang di beberapa lokasi rawan macet, seperti Pertigaan Hanjawa dan Kebun Raya Cibodas.

Untuk mengantisifasi terjadinya macet total, katanya, pihaknya menemaptkan puluhan anggota di lokasi rawan macet itu. Serta melakukan koordiansi dengan Polwil Bogor.

"Kemacetan panjang terlihat sore menjelang malam dimana kendaraan wisatawan keluar dari lokasi wisata. Kami biasanya melakukan sistim buka tutup satu arah, guna memutus rantai kemacetan," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau