Jelang jerman vs spanyol

Fabregas Tak Peduli Jerman Favorit

Kompas.com - 06/07/2010, 13:33 WIB

JOHANNESBURG, KOMPAS.com Gelandang tim nasional Spanyol, Cesc Fabregas, mengaku tak memedulikan status Jerman yang kini jadi favorit juara pada Piala Dunia 2010. Fabregas lebih memilih untuk tetap fokus jelang pertandingan semifinal, yang akan berlangsung di Stadion Moses Mabhida, Durban.

"Saya tak peduli bila Jerman adalah favorit. Jika mereka ingin jadi favorit, maka kami akan menerimanya," cetus Fabregas, cuek.

"Jerman adalah tim yang kuat. Saat ini, mereka bisa jadi tim paling kuat di turnamen ini. Sebagai suatu tim, mereka sangat kuat dalam melancarkan serangan balik dan mereka bertahan dengan baik pula," tambahnya. 

Kapten Arsenal itu juga menolak untuk memikirkan performa Jerman, yang begitu superior dalam dua pertandingan terakhirnya. Skuad "Der Panzer" sukses melibas Inggris 4-1 pada laga 16 besar dan menggilas Argentina 4-0 pada babak perempat final.

Sebaliknya, Spanyol justru cuma bisa menang tipis 1-0 pada dua pertandingan terakhir, masing-masing atas Portugal dan Paraguay. Namun, Fabregas yakin "La Furia Roja" akan siap meladeni perlawanan Jerman, Rabu (7/7/2010) mendatang.

"Kami sangat senang menghadapi semifinal. Ini adalah kali pertama sepanjang sejarah, kami bisa menembus semifinal Piala Dunia, jadi kami pasti akan berusaha sebaik mungkin. Kami bangga dengan pencapaian kami sejauh ini, tapi kami ingin meneruskan perjalanan kami," kata Fabregas.

"Kami cuma ingin bertanding, kami ingin jadi tim yang kuat, kami ingin mengalahkan mereka (Jerman), dan kami ingin mencapai final," tutup pemain berusia 23 tahun itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau