Pelemparan molotov

Kapolri: Pasti Bukan Kami Pelakunya

Kompas.com - 06/07/2010, 19:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri menegaskan bahwa tidak mungkin ada anggota Polri yang terlibat dalam pelemparan botol berisi bensin tanpa sumbu ke kantor majalah Tempo subuh tadi.

Penegasan itu disampaikan Kapolri meskipun terjadi perselisiah antara Polri dan majalah Tempo. "Pasti. Saya mengatakan bukan kita dan tidak mungkin kita," ucap Kapolri seusai acara syukuran HUT Polri ke-64 di PTIK, Selasa (6/7/2010).

Kapolri mengatakan, masalah pemberitaan majalah Tempo akan diselesaikan secara kekeluargaan. Seperti diberitakan, Polri mempermasalahkan cover majalah Tempo berjudul "Rekening Gendut Perwira Polisi" yang dinilai menghina institusi Polri. "Kami dengan Tempo semua bersahabat yah. Kalau ada misalnya pemberitaan kita duduk bersama, kita selesaikan bersama," ucap dia.

Dikatakan Kapolri, jika dibutuhkan, pihaknya siap mengerahkan personil ke kantor majalah Tempo untuk pengamanan. "Kalau ada kekhawatiran dengan beliau kita akan kirim pasukan untuk kita amankan," katanya.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Edward Aritonang, mengatakan, pihaknya melihat ada upaya merusak nama baik Polri maupun upaya adu domba terkait peristiwa itu. Edward berjanji bahwa pihaknya akan menangkap para pelaku untuk mengetahui motif sebenarnya. "Polri mampu mengungkap kasus itu," kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau