CAPE TOWN, KOMPAS.com - Dalam sejarah Piala Dunia, cuma ada dua pemain bernomor punggung sepuluh yang mengakhiri turnamen sebagai pencetak gol terbanyak, yaitu Gary Lineker dan Mario Kempes. Piala Dunia 2010 Afrika Selatan mungkin akan melahirkan pemain ketiga, yaitu Wesley Sneijder.
Mario Kempes menjadi topskorer pada Piala Dunia 1978 Argentina. Saat itu, ia mencetak enam gol. Ini melengkapi kebahagiaan Argentina yang keluar sebagai juara, setelah di final mengalahkan Belanda 3-1.
Pada Piala Dunia 1986 Meksiko, Argentina kembali menjadi kampiun. setelah membekuk Jerman 3-2. Namun, kali ini, gelar pencetak gol terbanyak menjadi milik Gary Lineker, yang mencetak enam gol.
Di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan ini, Belanda menjadi tim pertama yang masuk final, setelah membekap Uruguay 3-2, Selasa (6/7/2010). Pada laga itu, Sneijder mencetak gol kedua Belanda dan itu merupakan gol kelimanya di Afrika Selatan.
Pertandingan melawan Uruguay adalah laga keenam Belanda di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Sneijder tercatat selalu tampil dan dalam empat kesempatan menjadi Man of the Match, termasuk pada pertandingan semifinal ini.
Saat ini, saingan terdekat Sneijder adalah penyerang Spanyol, David Villa (5 gol), penyerang Jerman, Miroslav Klose (4 gol) dan Thomas Mueller (4 gol). Kebetulan, tak satu pun dari ketiga pemain ini bernomor punggung sepuluh.
Mengingat stabilitas performa, Sneijder berpeluang menambah gol di babak puncak dan menjadi pemain bernomor punggung sepuluh ketiga yang menutup Piala Dunia sebagai pencetak gol terbanyak. (*)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang