Pengamat ekonomi:

SBY Terpasung Kasus Bank Century

Kompas.com - 07/07/2010, 11:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai tidak tegas dalam menindaklanjuti rekomendasi DPR terkait kasus Bank Century. Pengamat ekonomi Hendri Saparini mengatakan, ketidaktegasan SBY akan memasung dirinya sendiri, terutama kebijakan-kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan ekonomi.

"DPR kan sudah memutuskan rekomendasi C. Tapi, kenapa Presiden tidak tegas menerima rekomendasi dan menindaklanjutinya? Ini akan berimplikasi panjang. Sekarang, semua langkah kebijakan ekonomi dikaitkan dengan Bank Century," kata Hendri dalam diskusi Ekonomi Politik Indonesia Pasca-Skandal Bank Century, Rabu (7/7/2010) di Gedung LIPI, Jakarta.

Hendri mencontohkan, saat Presiden mengajukan Darmin Nasution sebagai calon Gubernur BI. Nama Darmin kemudian dikaitkan dengan rekomendasi DPR yang menyebut Darmin sebagai salah satu pejabat yang harus bertanggung jawab terhadap bailout Bank Century.

Saat kebijakan diambil, Darmin menjabat Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). "Presiden belum menindaklanjuti, apakah dia bersalah atau tidak. Ini akan memasung kebijakan dan menghambat orang-orang yang sebetulnya akan membantu beliau," katanya.

"Ini akan berat. Kalau tak berani, SBY hanya akan muter-muter. Dan dia tidak bisa menghindar dari kasus Century karena menyangkut kredibilitas dan kebijakan," kata Hendri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau