Jerman Terima Dua Tahanan Guantanamo

Kompas.com - 08/07/2010, 16:38 WIB

BERLIN, KOMPAS.com - Jerman Rabu mengatakan negara itu akan menerima dua tawanan dari Teluk Guantanamo, sekaligus mengakhiri perdebatan dengan Washington mengenai kamp tahanan AS tersebut.

Menteri dalam Negeri Thomas de Maiziere menjelaskan pada konferensi pers, Jerman telah setuju untuk menerima dua orang - satu dari Suriah dan lainnya dari wilayah Palestina.

Ia menambahkan, Jerman telah menolak untuk menerima tahanan ketiga dari salah satu dari dua negara itu dan akan menolak semua permintaan pada masa depan dari AS untuk menerima tahanan lagi.

"Kami tidak akan membolehkan sembarang teroris masuk ke Jerman," kata de Maiziere.

"AS telah minta kami untuk menerima tiga orang yang telah bebas untuk dilepas. Kami memutuskan untuk menerima dua orang yang sudah hampir pasti tidak akan menimbulkan ancaman pada masyarakat. Dengan orang ketiga kami tidak yakin," katanya.

Menurut dia, kedua orang itu, yang ia katakan berbicara dalam bahas Arab tapi tidak dalam bahasa Jerman, akan tiba di Jerman dalam beberapa pekan.

Salah seorang dari mereka akan bermukim di kota pelabuhan Hamburg di Jerman utara - tempat sejumlah perencara serangan 11 September di AS pernah tinggal - satu orang lainnya di negara bagian Rhineland-Palatiate di Jerman barat.

"Itu membutuhkan waktu sangat lama karena kami harus melaporkan tanggungjawab penyelidikan kami. Itu masalah kemanusiaan. Kami memiliki tanggung jawab untuk membantu," katanya.

Jerman termasuk di antara negara-negara Eropa yang mengatakan akan mempertimbangkan menerima tahanan dari Guantanamo. Pada Februari lalu, pemerintah AS telah mengirim empat tahanan ke Albania dan Spanyol.

Kanselir Angela Merkel adalah seorang pengkritik keras atas kamp tahanan di Teluk Guantanamo itu dan secara terbuka mendesak pemerintah AS untuk menutupnya.

Tapi pemerintahnya ketika itu lama menolak permintaan Washington untuk menerima tawanan tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau