Piala dunia 2010

Itu Puyol, Superman, atau Michael Jordan?

Kompas.com - 08/07/2010, 18:18 WIB

MADRID, KOMPAS.com — Tandukan maut Carles Puyol di semifinal melawan Jerman mengundang decak kagum seluruh rakyat "Negeri Matador". Mereka pun bertanya-tanya apakah itu benar-benar Puyol, Superman, atau malah Michael Jordan?

Tepat di menit ke-73, "Tim Matador" mendapatkan sebuah tendangan penjuru. Xavi Hernandez yang bertugas sebagai eksekutor mengirim bola tepat ke tengah-tengah gawang Jerman.

Secara tiba-tiba, entah datang dari mana, Puyol berlari dengan cepat dan meloncat seakan-akan ia terbang layaknya Superman. Loncatan kapten Barcelona mirip dengan loncatan legendaris Michael Jordan karena mampu mengalahkan tingginya bek-bek Jerman. Dan, dengan kepala mautnya, Puyol menanduk bola dengan keras ke gawang Manuel Neuer.

Seantero media Spanyol pun memuji sang pahlawan. "Apakah itu Michael Jordan yang meloncat di kotak penalti, ataukah itu Superman? Tidak, itu adalah Puyol dengan jubah terbangnya!" tulis harian Spanyol El Mundo.

Rekan Puyol, Joan Capdevila, bahkan berjanji mau menggunduli "kepala emas" Puyol, jika Spanyol benar-benar keluar sebagai juara dunia. "Sudah waktunya seorang bek mencetak gol. Jika kami memenangi Piala Dunia, aku akan coba meyakinkannya untuk mencukur rambutnya," kata Capdevila.

Puyol selama ini dikenal tangguh dalam duel udara. Meski tak berpostur tinggi untuk ukuran bek-bek Eropa, Puyol mampu meloncat dengan tinggi untuk memenangi duel udara dengan lawan-lawannya. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau